indo-matrix.com , sukses dari bisnis modal kecil

Rabu, 09 Maret 2011

Islam di Amerika Serikat


Sekedar untuk mengetahui bagaimana Islam dapat berkembang di Amerika Serikat yang menurut beberapa media massa ternyata Islam di Amerika Serikat berkembang dengan pesat dan muslim menjadi pemeluk agama kedua terbesar setelah umat Kristiani, kita perlu mengetahui kapan dan bagaimana Islam masuk dan berkembang di Amerika Serikat.
Dalam mengkaji sejarah muslim Amerika Serikat, Ahmad Winters menyarankan untuk meneliti lima sumber informasi yaitu :
  • Dokumen-dokumen yang ditinggalkan muslim yang dijual sebagai budak serta para pedagang budak
  • Sejarah perkembangan islam di Afrika Barat
  • Data statistik tentang kelompok-kelompok etnik yang dijual sebagai budak
  • Wilayah-wilayah yang merupakan tempat tinggal tuam-tuan pembeli budak, dan
  • Data tentang jumlah budak yang dijual ke wilayah tertentu setiap tahunnya.
Ada anggapan bahwa Muslim Amerika pertama adalah imigran Arab dari kalangan Afro-Amerika dengan cara jual beli budak. Anggapan in dibantah oleh Akbar Muhammad. Ia mencatat bahwa orang Amerika pertama yang tercatat sebagai pemeluk Islam adalah Reverend Norman, seorang misionaris gereja Metodis di Turki yang memeluk Islam pada Tahun 1870. pada decade berikutnya seorang Eropa-Amerika, Muhammad Alexander Webb memeluk islam ketika ia bertugas sebagai Konsul Jendral Amereika Serikat di Philipina pada tahun 1887. ia adalah pelopor utama yang mendirikan Organisasi Islam pertama di Amerika Serikat pada tahun 1893. Ia kemudian berperan sebagai da’i (1893) dan menerbitkan The Moeslim Word sebagai media dakwahnya.[1]
Disamping itu, migrasi orang-orang islam ke Amerika Serikat sejak akhir abad ke-19 hingga paruh kedua abad ke-20, sekurang-kurangnya terjadi lima gelombang yaitu:
  1. Pertama
Migrasi terjadi pada pada tahun 1875 hingga 1912. mereka yang bermigrasi pada umumnya adalah para pemuda desa yang tidak terpelajar dan tidak mempunyai keterampilan. Mereka berasal dari syiria, Jordania, Palestina, dan Libanon yang ketika masih berada dibawah Pemeruntahan Utsmani. Mereka bermigrasi karena keadaan ekonomi dinegrinya tidak menguntungkan dan mereka berharap mendapatkan keuntungan financial di Amerika Serikat. Pada umumnya, mereka bekerja di pabrik-pabrik dan took-toko.
  1. Kedua
Migrasi terjadi pada tahun 1918 sampai 1922, yaitu setelah terjadi  Perang Dunia Pertam. Mereka pada umumnya, orang-orang intelek danterdidik yang berasal dari perkotaan. Mereka umumnya adalah saudara, kawan, atau orang kenalan imigran yang telah ada di Amerika Serikat.
  1. Ketiga
Migrasi terjadi tahun 1930 sampai 1938 yang terkondisikan karena kebijakan imigrasi Amerika Serikat yang memberikan prioritas kepada mereka yang keluarganya telah lebih dahulu menetap di Amerika Serikat.
  1. Keempat
Migrasi terjadi pada tahun 1947 hingga tahun 1960. para imigran yang datang ke Amerika Serikat pada gelombang ini bukan saja berasal dari Timur Tengah, tapi berasal dari India, Pakistan, Eropa Timur, dan Uni Soviet. Mereka datang untuk mencari kehidupan yang lebih baik, memperoleh pendidikan yang lebih tinggi, atau untuk mendapatkan latihan teknik lanjutan dan memperoleh pekerjaan secara spesialis.
  1. Kelima
Migrasi dimulai pada tahun 1967 sampai sekarang. Mereka yang datang ke Amerika Serikat pada gelombang ini, selain karena alasan ekonomi, juga yang utama dikarenakan politik. Dunia arab pada masa-masa itu mengalami penderitaan karena konfrontasi dengan Israel dan konflik-konflik lainnya. Imigran Muslim ke Amerika Serikat yang populer pada gelombang ini, antara lain Fazlur Rahman dari Pakistan yang menjadi Guru Besar Universitas Chicago, Sayyed Hosein Nashr dari Iran yang menjadi Guru Besar Universitas Washington, Ismail Al-faruqi yang menjadi Guru Besar Universitas Harvard, dan lain-lain.
Cara mereka mempertahankan keislamannya telah digambarkan oleh Eric C. Lincoln dalam bukunya The Black Muslim In America. Pada awal bukunya ia menceritakan penilaian sebagian mahasiswanya terhadap ajaran Kristen. Mereka menganggap orang-orang Kristen menganggap dirinya sebagai anak Tuhan adalah orang-orang munafik. Perlakuan mereka terhadap orang-orang negro (Afro-Amerika) tidak adil. Lincoln menjelaskan, mahasiswanya beranggapan bahwa islam adalah satu-satunya agama yang dapat memberi martabat dan harga diri terhadap orang-orang negro. Karena itulah, ajaran Drew Ali dan Maecus Gavey mendapat sambutan yang antusias dari kalangan Afro-Amerika. Diantara ajaran Noble Drew Ali adalah sebagai berikut :
a.       Budha, Confusius, Zoroaster, Jesus dan Muhammad adalah nabi.
b.      Oarang-orang Afro-Amerika dianggap sebagai bangsa Asia dari keturunan Muhabites dan Cannanites (sekarang jordan).
c.       Islam adalah agama yang secara alamiah di peruntukan bagi bangsa Asia, sedangkan kristen adalah agama bangsa Eropa.
d.      Orang-orang Afro-Amerika hendaklah menghindarkan kontak yang tak perlu dengan orang-orang Eropa-Amerika.
e.       Neraka itu tidak ada, syurga adalah suatu keadaan jiwa.

Gerakan agama tersebut kemudian dilanjutkan oleh Ellijah Muhammad, namanya sebelum menjadi muslim adalah Elijah Poole. Kemudian dia mengklaim dirinya sebagai Rasul ( Messenger of Allah), dan mengklaim bahwa ajarannya berasal dari imam mahdi Fard Muhammad. Ajaran Elijah Muhmmad menggunakan konsep kristen tentang Tuhan dan inkarnasi. Tuhan menampakan diri sebagai manusia untuk mengrekrut para pengikut dan utusannya. Ajaran Elizah Muhammad membangkitkan semangat orang-orang negro dan membangkitkan kesadaran untuk melepaskan diri dari dunia perbudakan dan kehinaan kedunia yang diliputi oleh kebebasan (freedom), keadilan (justice), persamaan (equality), dan persaudaraan (brother hood).
Amerika Serikat kini sedang menghadapi persoalan-persoalan sosial yang serius. Menurut Ahmed Hosen Deedat, persoalan yang dihadapi amerika Serikat itu, seperti para gay, pemabuk, surplus kaum wanita, pemerkosaan dan pembunuhan. Tidak ada orang Amerika yang dapat menjadi walikota di New York, Los Angeles,atau San Fransisco, tanpa dukungan kaum gay di kota-kota tersebut. Amerika kini memiliki 11juta pemabuk (problem drinkers) di tambah lagi 40 juta peminum berat. Orang-0rang amerika sedang mencari jalan keluar dari persoalan-persoalan tersebut, diantaranya dengan terbentuknya sekte-sekte agama, seperti Sun Meong Moons (pria Korea yang mengaku menjadi Kristus kedua), Father Devine (seorang Negro Amerika yang mengaku dirinya tuhan), Ref. Jim Jones (yang mempraktikan cara memuja dengan bunuh diri), Klu Kluks Klan (gerakan hare krisna, kelompok pemuja setan).
Islam dapat memberikan jalan keluar kepada orang-orang Amerika. Akan tetapi siapa yang cocok untuk melakukan Islamisasi di Amerika? Menurutnya, yang cocok untuk melakukan Islamisasi di Indonesia adalah Afro-Amerika. Karena tekanan yang mereka alami selama kurang lebih tiga abad, telah menjadikan mereka komunitas muslim paling militan di dunia.[2]
Usaha lain yang dilakukan oleh masyarakat Muslim dalam memperkenalkan Islam di California adalah dengan mendirikan perpustakaan dengan nama Muslim Public Library. Perpustakaan ini dimaksudkan untuk studi keagamaan, penyesuaian kebudayaan Amerika bagi keluarga Muslim, dan memperkenalkan non-Muslim pada Islam yang sering digambarkan sebagai agama teroris, terlebih setelah tragadi WTC.
Baru-baru ini saja terdapat aksi bakar Al-Qur’an di Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2010 yang dilakukan Pendeta Bob Old dan Pendeta Danny Allen. Mereka menganggap kitab suci Al-Quran berisikan kebencian, bukan cinta. Namun hal ini tidak mempengaruhi Islam di Amerika Serikat. Aksi kedua pendeta tersebut pun tidak didukung oleh umat Kristen lainnya yang menghargai keberadaan Islam.[3]


[1] Juhaya S. Praja, Pengantar Filsafat Ilmu: Filsafat Ilmu-ilmu Islam, Bandung, hal 102.
[2] Ahmed Hoosen Dedat, Amerika Butuh Islam, Kaum Muslim Butuh Amerika,  hal 31.
[3] http://tidakmenarik.wordpress.com/2010/09/17/inilah-foto-foto-pembakaran-alquran-di-amerika-serikat/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar